Akhirnya Perda No.15 Tahun 2011 Tentang Kawasan Tanpa Rokok di Kota Payakumbuh Terbit!

Tanggal 13 September 2011 merupakan tanggal yang cukup bersejarah di Kota Payakumbuh, sebab di tanggal inilah akhirnya PERDA No. 15 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok akhirnya diterbitkan dan mengikat pada seluruh masyarakat di Kota Payakumbuh.

Apa yang dilakukan ini sejalan dengan amanat pasal 115 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang secara tegas dinyatakan bahwa ” Pemerintah Daerah Wajib Menetapkan Kawasan Tanpa Rokok di Daerahnya”, dan pasal 32 huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2003 tentang Pengamanan Rokok bagi kesehatan juga sangat tegas menyatakan bahwa pemerintah daerah diamanatkan untuk mendorong dan menyelenggarakan terwujudnya kawasan tanpa rokok.

Dengan telah berlakunya Peraturan Daerah ini, maka amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 dan PP Nomor 19 tahun 2003 telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh serta Visi Kota Payakumbuh dapat terwujud.

Tetapi sebelum terlalu jauh, mari kita lihat dulu cuplikan PERDA KAWASAN TANPA ROKOK ini :

Dalam ketentuan umum, dinyatakan bahwa KAWASAN TANPA ROKOK adalah tempat atau ruangan yang dinyatakan dilarang untuk merokok, memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/atau mempromosikan rokok.

Pasal 2 ayat (2), menyatakan bahwa Tempat-tempat tertentu sebagaimana dimaksud dalam KAWASAN TANPA ROKOK meliputi :

  1. Sarana Kesehatan
  2. Tempat Proses Belajar Mengajar
  3. Tempat Ibadah
  4. Sarana Kegiatan Olah Raga
  5. Arena Kegiatan Anak
  6. Angkutan Umum
  7. Tempat Kerja
  8. Tempat Umum

Selanjutnya pasal 3, lebih mempertegasnya dengan :

(1) Dimana pada kawasan ini, setiap orang dilarang untuk melakukan kegiatan

  1. memproduksi atau membuat rokok
  2. menjual rokok
  3. menyelenggarakan iklan rokok
  4. mempromosikan rokok
  5. merokok

(2)  Warung atau sejenisnya dilarang menjual rokok kepada pelajar

(3) Pelajar dan/atau anak usia sekolah dilarang merokok

(4) setiap orang dilarang untuk mengiklankan, mempromosikan dan memberikan sponsor rokok di wilayah Daerah Kota Payakumbuh.

Upaya pembinaan dan pengawasan, juga diarahkan berupa bimbingan dan penyuluhan kepada penanggung jawab kawasan dan masyarakat. Berkaitan dengan hal ini Walikota Payakumbuh telah membentuk TIM PEMANTAU KAWASAN TANPA ROKOK, yang bertugas dalam upaya mengarahkan pemilik, pengelola dan penanggung jawab kawasan tanpa rokok untuk mengefektifkan tempat-tempat yang dimilikinya atau dikelolanya agar benar-benar bebas dari asap rokok.

PERAN MASYARAKAT SANGAT PENTING

Masyarakat Kota Payakumbuh juga dapat berperan serta dalam mewujudkan KTR ini dengan cara :

  • memberikan sumbangan pemikiran dan pertimbangan berkenaan dengan penentuan kebijakan yang terkait dengan kawasan tanpa rokok,
  • melakukan pengadaan dan pemberian bantuan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mewujudkan Kawasan Tanpa Rokok.
  • ikut serta dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan serta menyebarluaskan informasi dampak rokok bagi kesehatan kepada masyarakat;
  • melaporkan setiap orang yang terbukti melanggar ketentuan pasal 3 diatas kepada pimpinan atau penanggung jawan Kawasan Tanpa Rokok;
  • tidak mengunakan sponsor rokok dalam setiap kegiatan kelompok atau masyarakat

KETENTUAN PIDANA

Penetapan PERDA ini tidak tanggung-tanggung, KETENTUAN PIDANA yang mengikat juga tercantum pada pasal 10, yakni :

  1. Setiap orang yang merokok di Kawasan Tanpa Rokok sebagaimana dimaksud pada pasal 3 diatas dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah,-)
  2. Setiap orang yang sengaja memproduksi atau membuat, menjual, menyelenggarakan iklan, mempromosikan rokok di Kawasan Tanpa Rokok dan atau di wilayah daerah sebagaimana dimaksud pasal 3 diatas dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
  3. Tindak pidana sebagaimana dimaksud diatas adalah tindak pidana pelanggaran;
  4. Denda sebagaimana dimaksud diatas disetorkan ke Kas Daerah.

Peraturan ini telah di Undangkan pada tanggal 13 September 2011 dan telah tercatat dalam Lembaran Daerah Kota Payakumbuh Tahun 2011 Nomor 25.

Semoga kita semua, masyarakat Kota Payakumbuh dapat menjalankan ini demi kebaikan masyarakat dan generasi muda kita semua. Amin

 

 

Leave a Comment